Arsip Kategori: Adab dan Akhlaq muslim

Mar 14

KESALAHAN DALAM BERDALIL DENGAN DALIL YANG BENAR

Yakni: bahwa dalil yang dibawakan adalah benar (dari Al-Qur’an atau Hadits Shahih); akan tetapi salah dalam berdalil. Dan kesalahan dalam berdalil ada 2 (dua): PERTAMA: Kesalahan dalam: – dalil, yakni: dalam segi pendalilannya, bahwa dalil tersebut tidak menunjukkan atas apa yang dinginkan, – dan salah pula dalam sesuatu yang di-dalil-i (diberikan dalil atasnya), yakni: sesuatu …

Teruskan membaca »

Mar 14

ADAB PENUNTUT ILMU

DI ANTARA ADAB PENUNTUT ILMU ADALAH: MENGHADIRI HALAQAH-HALAQAH (KAJIAN-KAJIAN) ILMU YANG DIA MAMPU UNTUK MENDATANGINYA Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Muhammad As-Sadhan -hafizhahullaah- berkata -ketika menjelasakan adab-adab penuntut ilmu-: “Perkara (Adab) Yang Ketujuh: Menghadiri Halaqah-Halaqah (Kajian-Kajian) Ilmu Yang Dia Mampu Untuk Mendatanginya: Sebagian manusia beralasan dengan banyaknya kesibukan, jahunya jarak, dan lemahnya semangat. Dan semua itu …

Teruskan membaca »

Mar 14

CARA MENUNTUT ILMU

[1]- MEMPERHATIKAN USHUUL (PONDASI-PONDASI ‘ILMIYYAH) Syaikh Bakr Abu Zaid -rahimahullaah- berkata: “- Barangsiapa yang tidak menguasai Ushuul (pondasi-pondasi); maka dia tidak akan sampai (tujuan). – Barangsiapa yang ingin mendapatkan ilmu sekaligus; maka akan hilang sekaligus pula. – Dan juga dikatakan: berdesakkannya ilmu pada pendengaran; akan menyesatkan pemahaman. Oleh karena itu: maka harus dimulai dengan “Ta’shiil” …

Teruskan membaca »

Mar 04

(Tidak ada judul)

SIFAT LAINNYA… [1]- Allah -Ta’aalaa- berfirman: الَّذِينَ يَتَرَبَّصُونَ بِكُمْ فَإِنْ كَانَ لَكُمْ فَتْحٌ مِنَ اللَّهِ قَالُوا أَلَمْ نَكُنْ مَعَكُمْ وَإِنْ كَانَ لِلْكَافِرِينَ نَصِيبٌ قَالُوا أَلَمْ نَسْتَحْوِذْ عَلَيْكُمْ وَنَمْنَعْكُمْ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ فَاللَّهُ يَحْكُمُ بَيْنَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلَنْ يَجْعَلَ اللَّهُ لِلْكَافِرِينَ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ سَبِيلا “(yaitu) orang-orang yang menunggu-nunggu (peristiwa) yang akan terjadi pada dirimu. Apabila kamu mendapat …

Teruskan membaca »

Mar 04

MUNAFIK DI SETIAP MASA

MUNAFIK DI SETIAP MASA [1]- Yang perlu -bahkan harus- diperhatikan: bahwa ketika Allah menyebutkan sifat-sifat orang munafik dalam Al-Qur’an; bukan berarti hal itu khusus bagi orang-orang munafik yang ada pada zaman Nabi -shallallaahu ‘alaihi wa sallam-. Ini adalah suatu bentuk penyempitan dalam memahami Al-Qur’an; yang menjadikan banyak orang terhalang untuk mentadabburi Al-Qur’an. [Lihat pembahasan: “Penghalang …

Teruskan membaca »

Post sebelumnya «