«

»

Nov 28

YANG KITA BUTUHKAN ADALAH: ORANG BERILMU YANG KOKOH KEILMUANNYA

YANG KITA BUTUHKAN ADALAH: ORANG BERILMU YANG KOKOH KEILMUANNYA

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin -rahimahullaah- berkata:

“Manusia pada zaman sekarang butuh terhadap ilmu syar’i, dikarenakan dominannya kebodohan dan banyaknya orang-orang sok berilmu yang mengaku bahwa mereka adalah orang-orang yang berilmu, padahal mereka tidak memiliki ilmu kecuali hanya sedikit.

Maka kita membutuhkan para penuntut ilmu yang mereka memiliki ilmu yang kuat dan kokoh, yang dibangun di atas Al-Kitab dan As-Sunnah, agar mereka bisa membantah kekacauan ini yang telah menyebar di desa, kota, dan berbagai penjuru negeri, dimana masing-masing orang yang memiliki satu atau dua hadits dari Rasulullah -shallallaahu ‘alaihi wa sallam- kemudian dia langsung berfatwa dan bermudah-mudahan dengannya, seolah-olah dia Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah, atau Imam Ahmad, atau Imam Asy-Syafi’i, atau imam-imam lainnya. Dan hal semacam ini mengisyaratkan kepada bahaya yang besar kalau Allah tidak memperbaiki umat ini dengan para ulama yang kokoh, yang mereka memiliki ilmu yang kuat dan hujjah yang kuat.”

“Oleh karena itulah kewajiban para pemuda umat Islam: untuk mempelajari ilmu dengan kuat dan kokoh, tidak dengan acak-acakan seperti didapati pada banyak dari rumah-rumah (sekolah-sekolah) ilmu yang mereka mempelajari ilmu dengan acak-acakan sehingga tidak kokoh di fikiran, yaitu: ilmu yang hanya ditujukan untuk mendapatkan surat keterangan atau ijazah saja. Padahal ilmu yang hakiki adalah: ilmu yang kokoh dalam hati, sehingga seakan menjadi tabiat bagi pemiliknya. Dan seorang yang memiliki ilmu (yang kokoh) semacam ini; maka engkau akan dapati bahwa: hampir-hampir tidak ada suatu permasalahan pun melainkan dia mengetahui bagaimana cara mengeluarkan dalilnya dari Al-Kitab, As-Sunnah, dan Qiyas yang benar. Maka harus kokoh keilmuan.”

[“Syarh Riyaadhis Shaalihiin” (II/149-150 & 55-56)]

-diterjemahkan oleh: Ahmad Hendrix-