Kondisi Darurat Ketika Shalat

Kondisi Darurat Ketika Shalat

Berbagai persoalan yang harus segera dijawab sering muncul dalam keseharian kita. Tetapi terkadang kita sulit menemukan jawabannya secara praktis. Ada banyak hal yang mempengaruhinya. Mungkin karena minimnya pengetahuan kita tentang Islam sehingga sulit mencerna paparan jawaban persoalan tersebut dalam buku-buku tebal. Atau bisa juga disebabkan jauhnya kita dari nara sumber yang bisa kita tanyai tentang persoalan tersebut.

Bertanya. Itulah pintu segala ilmu. Jalan menuju hidayah.

Read More

Melazimi Sunnah Rasulullah

Melaksanakan sunnah Rasulullah Shalallahu’alaihi wa Salam sangat penting bagi kehidupan seorang muslim, baik dalam hal ibadah maupun muamalah. Sunnah Nabi adalah apa-apa yang berasal dari Nabi Shalallahu’alaihi wa Salam berupa ucapan, perbuatan atau pengesahannya.

Imam Muhammad bin Ismail al-Bukhari berkata, “Orang muslim yang paling utama adalah orang yang menghidupkan sunnah-sunnah Rasulullah Shalallahu’alaihi wa Salam yang telah ditinggalkan (manusia), maka bersabarlah wahai para pencinta sunnah (Rasulullah Shalallahu’alaihi wa Salam), karena sesungguhnya kalian adalah orang yang paling sedikit jumlahnya (di kalangan manusia)”

Read More

Penyakit Hati

Pernah mungkin kita mendengar kisah dua orang tetangga dekat bisa saling bunuh. Penyebabnya karena yang satu buka toko dan lainnya pun ikut-ikutan. Akibat yang satu merasa tersaingi, akhirnya ada rasa iri dengan kemajuan saudaranya. Tetangga pun tidak dipandang. Awalnya rasa iri dipendam di hati. Namun karena semakin hangat dan memanas, akhirnya berujung pada pertikaian yang berakibat hilangnya nyawa. Sikap seperti ini pun mungkin pernah terjadi pada kita. Namun belum sampai parah sampai gontok-gontokan.

Read More

Uwais Al-Qarni

Dia adalah Uwais bin Amir bin Juz bin Muraad, berasal dari wilayah Qarn di Yaman. Ia beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Ia memiliki seorang ibu dan ia sangat berbakti kepadanya.  Karena baktinya itulah yang menghalanginya untuk meninggalkannya ibunya dan menemui Rasulullah Shalallahu ‘alahi wassalam. Ia memilih tetap berada di samping ibunya dan mengurus keperluannya.

Pada masa kekhalifahan Umar Al-Faruq datanglah sebuah rombongan dari Qarn, Yaman. Umar menemui mereka dan

Read More

Anggapan Yang Keliru

Anggapan yang Keliru

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah mengatakan,

وَمَا يَظُنُّهُ بَعْضُ النَّاسِ أَنَّهُ مَنْ وُلِدَ عَلَى الْإِسْلَامِ فَلَمْ يَكْفُرْ قَطُّ أَفْضَلُ مِمَّنْ كَانَ كَافِرًا فَأَسْلَمَ لَيْسَ بِصَوَابِ ؛ بَلْ الِاعْتِبَارُ بِالْعَاقِبَةِ وَأَيُّهُمَا كَانَ أَتْقَى لِلَّهِ فِي عَاقِبَتِهِ كَانَ أَفْضَلَ . فَإِنَّهُ مِنْ الْمَعْلُومِ أَنَّ السَّابِقِينَ الْأَوَّلِينَ مِنْ الْمُهَاجِرِينَ وَالْأَنْصَارِ الَّذِينَ آمَنُوا بِاَللَّهِ وَرَسُولِهِ بَعْدَ كُفْرِهِمْ هُمْ أَفْضَلُ مِمَّنْ وُلِدَ عَلَى الْإِسْلَامِ مِنْ أَوْلَادِهِمْ وَغَيْرِ أَوْلَادِهِمْ

Anggapan sebagian orang yang menyangka bahwa seorang yang terlahir dalam keadaan Islam kemudian wafat dalam keadaan muslim lebih baik dari seorang kafir yang kemudian berislam adalah tidak tepat. Bahkan yang menjadi tolok ukur dalam hal ini adalah akhir kesudahan dari orang tersebut. Siapa di antara mereka yang lebih bertakwa kepada Allah di penghujung hidupnya, maka dialah yang lebih utama daripada yang lain

Read More