Larangan memperdebatkan Ayat Ayat Allah

HADITS KELIMA حديث: ((مِرَاءٌ فِي الْقُرْآنِ [وَفِيْ لَفْظٍ: جِدَالٌ] كُفْرٌ)) Hadits: “Miraa’ [dalam lafazh lain Jidaal] (berdebat) dalam tentang A-Qur’an adalah kekafiran.” TAKHRIJ HADITS: SHAHIH: Dikeluarkan oleh Abu Dawud (no.…

Komentar Dinonaktifkan pada Larangan memperdebatkan Ayat Ayat Allah

Menuntut Ilmu Syari’i semaksimal Mungkin

HADITS KEEMPAT حديث: ((لَيْسَ الْخَبَرُ كَالْمُعَايَنَةِ، إِنَّ اللهَ -عَزَّ وَجَلَّ- أَخْبَرَ مُوسَى بِمَا صَنَعَ قَوْمُهُ فِي الْعِجْلِ؛ فَلَمْ يُلْقِ الْأَلْوَاحَ، فَلَمَّا عَايَنَ مَا صَنَعُوا؛ أَلْقَى الْأَلْوَاحَ، فَانْكَسَرَتْ)) Hadits: “(Mendapat) kabar…

Komentar Dinonaktifkan pada Menuntut Ilmu Syari’i semaksimal Mungkin

Ilmu adalah obat untuk kebodohan

HADITS KETIGA حديث: ((قَتَلُوْهُ قَتَلَهُمُ اللهُ! أَلَمْ يَكُنْ شِفَاءُ الْعِيِّ السُّؤَالَ)) Hadits: “Mereka telah membunuhnya, semoga Allah membunuh mereka! Bukankah obat kebodohan adalah bertanya?!” TAKHRIJ HADITS: HASAN SHAHIH: Dikeluarkan Abu…

Komentar Dinonaktifkan pada Ilmu adalah obat untuk kebodohan

Sebab dibinasakan

HADITS KEDUA حديث: ((مَهْلًا يَا قَوْمِ! بِهَذَا أُهْلِكَتِ الْأُمَمُ مِنْ قَبْلِكُمْ: بِاخْتِلَافِهِمْ عَلَى أَنْبِيَائِهِمْ، وَضَرْبِهِمُ الْكُتُبَ بَعْضَهَا بِبَعْضٍ، إِنَّ الْقُرْآنَ لَمْ يَنْزِلْ يُكَذِّبُ بَعْضُهُ بَعْضًا، بَلْ يُصَدِّقُ بَعْضُهُ بَعْضًا، فَمَا…

Komentar Dinonaktifkan pada Sebab dibinasakan