ULAMA MASIH BERSELISIH

ULAMA MASIH BERSELISIH

” Inikan masih diperselisihkan , jadi tidak usah terlalu dibesar-besarkan “

Demikianlah ucapan yang sering kita dengar ketika kita menegur atau mengingkari perbuatan yang mereka lakukan , sehingga perselisihan oleh para ulama dijadikan alasan untuk membenarkan pendapat yang ia pegang sekalipun pendapat tersebut sangat lemah , padahal alasan seperti bukanlah hujjah syar’i , bahkan kaidah yang tidak pernah ditunjukkan oleh dalil-dalil syar’iah.

PERHATIKANLAH !

Al Hafidz Abu Umar Ibnu Abdil Barr berkata :

” Perselisihan ulama bukanlah hujjah / alasan menurut seluruh fuqoha yang saya ketahui , kecuali orang yang tidak mempunyai ilmu dan bashiroh dan pendapatnya tersebut tidak dapat dijadikan hujjah .”

( Jami’ Bayanil ‘Ilmi wa Fadhlihi : 2 / 229 )

Al Khaththobi berkata :

” Ikhtilaf ( perselisihan ) ulama bukan hujjah , menjelaskan sunnah itulah hujjah atas orang-orang yang berselisih dari dahulu sampai sekarang .”

( A’lamul Hadits : 3 / 2092 )

Al Imam Asy Syathibi berkata :

” Perkara ini telah melebihi batasan semestinya , sehingga perselisihan ulama dijadikan alasan untuk membolehkan…. barangkali muncul fatwa yang melarang , lalu dikatakan :

” Mengapa engkau melarang , padahal masalah ini masih diperselishkan .”

Ini adalah sebuah kesalahan terhadap syarh’at , karena ia telah menjadikan sesuatu yang tidak layak dijadikan hujjah sebagai hujjah .”

( Al Muwafaqat : 4 / 141 )

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah didalam Majmu’ Fatawa : 26 / 202 – 203 , berkata :

” Tidak boleh bagi seorangpun berhujjah dengan pendapat seorang ulama dalam masalah-masalah yang diperselisihkan. Sesungguhnya hujjah itu hanyalah nash dan ijma’ serta dalil yang istimbath darinya yang pendahuluannya ditetapkan oleh dalil syari’at , bukan ditetapkan oleh pendapat sebagian ulama , karena pendapat ulama dapat dijadikan hujjah jika sesuai dengan dalil syari’at bukan untuk menentang dalil syari’at .”

Allahul Musta’an

https://m.facebook.com/story.php…